Perekonomian Kota Depok sangat hidup, didorong oleh demografi penduduk usia muda (mahasiswa dan keluarga milenial). Hal ini menciptakan ekosistem bisnis yang aktif 24 jam, terutama di sektor kuliner, laundry, jasa cetak/digital, dan hiburan. Ruko (Rumah Toko) di Depok adalah properti yang sangat produktif. Koridor jalan utama tidak pernah tidur, dan tingkat kekosongan (vacancy rate) ruko di area strategis tergolong rendah. Kehadiran mal-mal besar tidak mematikan ruko, justru menciptakan simbiosis bisnis di sekitarnya.
Dalam segmen ruko dijual di Kota Depok dan sewa tempat usaha, zonasi bisnis sangat jelas. Jalan Margonda Raya adalah "Jalan Sudirman-nya Depok", pusat ruko perbankan, perkantoran, dan resto chain. Kawasan Grand Depok City (Boulevard GDC) berkembang menjadi sentra ruko lifestyle dan perkantoran pemerintahan/instansi. Akses UI (Kelapa Dua) dipadati oleh ruko kuliner mahasiswa dan digital printing. Sementara Cinere dan Sawangan memiliki pasar kuat untuk ruko ritel dan jasa keluarga.
Lihat Juga : Ruko Dijual di Depok, Jawa Barat | Siap KPR
Evolusi ruko di Depok bergerak dari pasar tradisional di Depok Lama dan Pasar Musi. Modernisasi terjadi seiring pelebaran Jalan Margonda pada tahun 1990-an dan pengembangan GDC pada tahun 2000-an. Saat ini, tren ruko di Depok mengarah pada konsep communal space dan coworking untuk memfasilitasi banyaknya startup dan pekerja lepas (freelancer) yang tinggal di kota ini.
Lihat Juga : Tanah Dijual di Jawa Barat | Siap Huni - Rooma21
