Tanah di Kecamatan Cinere adalah aset investasi kelas kakap. Karena lokasinya yang menempel dengan Jakarta Selatan, harga tanah di sini sudah sangat tinggi dan terus naik stabil (steady growth). Kelangkaan lahan kosong di jalan utama membuat setiap jengkal tanah menjadi rebutan, terutama untuk fungsi komersial. Valuasi tanah tertinggi berada di Jalan Cinere Raya dan sekitar pintu tol Brigif. Investor di sini cenderung menahan aset tanah (land banking) dalam jangka panjang karena keyakinan akan fundamental lokasi yang sangat kuat.
Optimasi pencarian tanah dijual di Cinere Kota Depok sangat spesifik. Jalan Cinere Raya adalah zona merah untuk tanah komersial ruko dan kantor. Kawasan Pangkalan Jati menjadi target utama para "Sultan" untuk mencari kavling golf view yang sangat langka. Sementara di Gandul dan Krukut, pengembang properti gencar berburu tanah darat luas untuk dipecah menjadi cluster townhouse modern memanfaatkan momentum pembukaan akses tol.
Secara historis, sebagian besar tanah di Cinere adalah tanah partikelir (eigendom) perkebunan sebelum diambil alih pengembang besar. Penataan kavling di Cinere sejak awal sudah sangat rapi dengan sistem blok, sehingga jarang ditemukan tanah sengketa atau bentuk tanah yang tidak beraturan, menjadikannya favorit bagi investor properti yang mengutamakan keamanan legalitas.

Vasanta Group