Kecamatan Limo adalah wilayah strategis di Kota Depok dengan luas 11,84 km². Dahulu dikenal luas sebagai destinasi wisata religi berkat keberadaan Masjid Dian Al-Mahri (Masjid Kubah Emas) yang fenomenal, kini Limo telah bermetamorfosis menjadi sentra pertumbuhan properti baru (sunrise property). Pemicu utamanya adalah pembangunan infrastruktur Limo Interchange (Simpang Susun Limo), titik temu vital antara Tol Desari (Depok-Antasari), Tol Cijago (Cinere-Jagorawi), dan Tol Serpong-Cinere.
Konektivitas ini menjadikan Limo sangat seksi bagi investor dan pencari hunian. Warga Limo kini dapat menjangkau kawasan TB Simatupang (Jakarta Selatan) hanya dalam 10-15 menit, dan Bandara Soekarno-Hatta dalam 30-40 menit via tol. Transformasi ini mendorong menjamurnya townhouse modern dan area komersial di sepanjang Jalan Raya Meruyung dan Jalan Raya Limo, menawarkan alternatif hunian berkelas dengan harga yang lebih masuk akal dibandingkan tetangganya, Cinere.