Profile

Belum Masuk

Masuk atau daftar buyer sekarang

Menu Navigasi

Titip Jual

Stasiun MRT Haji Nawi: Panduan Pintu Keluar & Kuliner Sekitar (Cipete)

Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta • Stasiun MRT

Katon Fajar Oleh: Katon Fajar Diposting pada: 02 November 2025

Tentang Stasiun MRT Haji Nawi

Stasiun MRT Haji Nawi adalah salah satu stasiun layang (elevated) di jalur MRT Jakarta Fase 1 (Lebak Bulus - Bundaran HI) yang berlokasi strategis di perbatasan Cipete dan Gandaria. Terletak di atas Jalan RS Fatmawati Raya, stasiun ini menjadi gerbang utama bagi dua area yang sangat berbeda: pusat perbelanjaan elektronik di ITC Fatmawati dan surga kuliner sekitar Stasiun MRT Haji Nawi di sepanjang Jalan Cipete Raya.

Stasiun ini berada di antara Stasiun MRT Blok A dan Stasiun MRT Cipete Raya. Bagi para komuter dan foodies, mengetahui pintu keluar Stasiun MRT Haji Nawi yang tepat adalah kunci untuk menghemat waktu, apakah Anda ingin berbelanja gawai atau nongkrong di kafe-kafe hits Cipete.

Lihat Juga:

Rumah Dekat Stasiun MRT Haji Nawi

Riwayat pencarian
Area populer

Lokasi Stasiun MRT Haji Nawi

Info Stasiun MRT Haji Nawi, Jadwal, & Tarif

Rute & Akses

  • Stasiun MRT Haji Nawi melayani Rute MRT Jakarta Fase 1 (Utara-Selatan), yang membentang dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI.

  • Posisi Stasiun: Stasiun ini berada di antara Stasiun MRT Cipete Raya (di sebelah selatan) dan Stasiun MRT Blok A (di sebelah utara).

Jadwal Operasional

  • Setiap Hari (Senin - Minggu): Beroperasi normal mulai pukul 05.00 WIB – 24.00 WIB (tengah malam).

  • Waktu Tunggu (Headway): Sekitar 5 menit pada jam sibuk (peak hours) dan 8-10 menit pada jam normal (off-peak hours).

Tarif & Pembayaran

  • Sistem Pembayaran: Wajib menggunakan Kartu Uang Elektronik (Flazz, e-Money, Brizzi, TapCash) atau via Aplikasi MRT-J (menggunakan QR Code).

  • Tarif: Tarif berbasis jarak. Sebagai estimasi, dari Stasiun MRT Haji Nawi ke Stasiun Lebak Bulus Grab sekitar Rp 4.000, dan ke Stasiun Bundaran HI sekitar Rp 12.000.

Konektivitas

Stasiun ini memiliki dua pintu keluar Stasiun MRT Haji Nawi:

  • Pintu Keluar A (Sisi Timur): Berada di Jl. RS Fatmawati Raya. Pintu ini adalah akses terdekat untuk menuju ITC Fatmawati dan area Jl. Abdul Majid.

  • Pintu Keluar B (Sisi Barat): Berada di Jl. Haji Nawi Raya. Pintu ini adalah akses utama untuk menuju Jl. Cipete Raya, yang terkenal sebagai pusat kuliner sekitar Stasiun MRT Haji Nawi.

  • Angkutan Lanjutan: Di sepanjang Jl. Fatmawati Raya (Pintu A), stasiun ini terhubung dengan layanan bus feeder TransJakarta Non-BRT (termasuk JakLingko).

  • Lokasi stasiun ini sangat strategis bagi penghuni rumah di Cipete dan apartemen dekat Stasiun MRT Haji Nawi. Banyak juga pebisnis yang mencari ruko di Fatmawati karena akses MRT ini.

Dampak Stasiun MRT Haji Nawi Terhadap Properti Cipete & Fatmawati

Nilai Investasi

Kehadiran Stasiun MRT Haji Nawi secara dramatis mengubah lanskap properti di area Cipete dan Fatmawati. Nilai investasi rumah dekat Stasiun MRT Haji Nawi meroket karena kawasan ini kini memiliki akses transportasi massal premium. Apartemen dekat Stasiun MRT Haji Nawi menjadi buruan utama para profesional. Selain itu, ruko sekitar Stasiun MRT Haji Nawi, khususnya yang berada di Jalan Haji Nawi Raya dan Jalan Fatmawati Raya, mengalami kenaikan harga sewa signifikan karena potensi bisnis F&B dan jasa yang besar.

Kualitas Hidup

Bagi penghuni rumah di Cipete atau rumah di Gandaria, stasiun ini memberikan peningkatan kualitas hidup drastis. Area yang sebelumnya sangat bergantung pada kendaraan pribadi kini terhubung langsung ke koridor bisnis Sudirman-Thamrin dalam hitungan menit. Warga apartemen di Fatmawati juga diuntungkan dengan kemudahan akses commuting harian.

Target Pasar

Target pasar properti di sekitar stasiun ini menjadi sangat premium. Pertama, para profesional muda dan ekspatriat yang mencari apartemen dekat Stasiun MRT Haji Nawi untuk gaya hidup praktis. Kedua, keluarga mapan yang mencari rumah di Cipete yang kini memiliki nilai tambah akses MRT. Ketiga, investor dan pebisnis F&B yang mengincar ruko di Jalan Haji Nawi atau ruko di Jalan Cipete Raya untuk memanfaatkan foot traffic dari penumpang MRT yang mencari kuliner sekitar Stasiun MRT Haji Nawi.

Lihat Juga:

Sejarah Pembangunan Stasiun MRT Haji Nawi

​Kalau diperhatikan, Stasiun MRT Haji Nawi punya posisi yang unik—terasa "nyempil" di tengah himpitan ruko-ruko sparepart dan keramik sepanjang Jalan Raya Fatmawati. Di balik posisinya yang padat ini, tersimpan cerita sejarah yang cukup pelik.

​Nama stasiun ini diambil dari nama jalan di bawahnya, yang merujuk pada Haji Nawi, seorang saudagar kaya dan tuan tanah (landlord) legendaris asli Betawi yang dulu menguasai sebagian besar tanah di kawasan Gandaria Selatan. Mengabadikan namanya adalah bentuk penghormatan bagi kearifan lokal di tengah modernisasi kota.

​Namun, proses berdirinya stasiun ini bisa dibilang yang paling penuh drama dibanding stasiun lain di Fase 1. Pembangunannya diwarnai proses pembebasan lahan yang super alot, bahkan sampai ke meja hijau (pengadilan). Beberapa pemilik lahan dan ruko di sekitar stasiun sempat menolak nilai ganti rugi, membuat konstruksi akses tangga dan jembatan di stasiun ini sempat tertunda penyelesaiannya dibanding stasiun tetangganya.

​Kini, setelah semua drama usai, Stasiun Haji Nawi berdiri gagah sebagai katalisator ekonomi. Ia berhasil mengubah wajah kawasan yang dulunya semrawut dengan bisnis material dan onderdil mobil, menjadi kawasan transit modern yang rapi tanpa melupakan nama besar Sang Tuan Tanah yang pernah berjaya di tanah ini.

Lagi Hunting Rumah Deket Stasiun MRT Haji Nawi? Gas Langsung Cek!

Area Mana yang Paling Deket?

Properti deket Stasiun MRT Haji Nawi emang paling dicari sih, soalnya praktis banget. Nih gue kasih tau area-area yang worth it:

Apa Lagi yang Deket dari Sini?

Transportasi? Jangan khawatir! Tinggal jalan ke: Stasiun MRT Lebak Bulus, Stasiun MRT Fatmawati, Stasiun Pasar Minggu, Halte Transjakarta Pondok Pinang, Stasiun KRL Tanjung Barat, Stasiun MRT ASEAN, Stasiun MRT Blok A, Terminal Blok M.

Mau belanja atau santai? Tinggal melipir! Ada: Blok M Square.

Kecamatan Mana yang Lagi Rame Banget?

Penasaran kan area mana yang paling hot? Nih yang paling banyak propertinya:

  • Cilandak — 112 properti siap survey, boleh nawar kok!
  • Jagakarsa — 48 banyak unit ready, harga masih bisa digoyang!
  • Mampang Prapatan — 15 tipe-nya macem-macem, pilih aja yang cocok!
  • Pesanggrahan — 15 listing dari agent yang udah terpercaya!
  • Kebayoran Baru — 12 setiap hari ada update listing baru!

Tanya Jawab Seputar Stasiun MRT Haji Nawi (Pintu Keluar & Kuliner)

Stasiun MRT Haji Nawi berada di antara Stasiun MRT Cipete Raya (di sebelah selatannya, arah Lebak Bulus) dan Stasiun MRT Blok A (di sebelah utaranya, arah Bundaran HI).
Ambil Pintu Keluar B (sisi barat) yang langsung turun di Jalan Haji Nawi Raya. Dari situ, Anda hanya perlu berjalan kaki sebentar (sekitar 200-300 meter) untuk masuk ke area Jalan Cipete Raya yang terkenal sebagai pusat kuliner sekitar Stasiun MRT Haji Nawi.
Untuk ke ITC Fatmawati, Anda harus mengambil Pintu Keluar A (sisi timur) yang turun di Jalan RS Fatmawati Raya. Dari situ, Anda bisa berjalan kaki atau naik angkutan umum satu kali pemberhentian ke arah selatan menuju gedung ITC Fatmawati.
Area kuliner utama ada di Jalan Cipete Raya (akses via Pintu B). Di sana Anda bisa menemukan berbagai kafe kekinian (seperti Tuku Kopi, Pison), restoran (Jepang, Korea, Barat), dan hidden gems lainnya. Di sisi Pintu A (Jl. Fatmawati), kuliner yang tersedia lebih banyak berupa restoran cepat saji dan warung makan lokal.
Ya, di sepanjang Jalan RS Fatmawati Raya (akses via Pintu A), stasiun ini dilewati oleh bus feeder TransJakarta Non-BRT dan layanan JakLingko. Ini memudahkan penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke area Cipete, Gandaria, atau Fatmawati yang tidak terjangkau langsung oleh MRT.

Properti Dijual dan Sewa di Jabodetabek

Temukan properti impian Anda dengan pilihan terlengkap

Profile

Belum Masuk

Masuk atau daftar buyer sekarang

Menu Navigasi

Titip Jual
Tanya properti sekarang