Tanah di Kecamatan Sukaraja memiliki spektrum nilai yang luas. Di kawasan Cilebut, tanah adalah komoditas "panas" yang diperebutkan pengembang cluster kecil (townhouse), di mana setiap meter persegi sangat berharga karena faktor stasiun. Sebaliknya, di wilayah Cijayanti dan Gunung Geulis, tanah dinilai berdasarkan pemandangan (view) dan potensi wisatanya. Pembukaan akses jalan baru yang menghubungkan Sentul dengan Puncak (jalur alternatif) telah mendongkrak harga tanah kebun di wilayah selatan Sukaraja secara drastis, menjadikannya aset investasi leisure yang menjanjikan.
Optimasi pencarian tanah dijual di Sukaraja Kabupaten Bogor sangat spesifik. Cilebut adalah lokasi utama pencarian tanah kavling matang siap bangun. Kawasan Cijayanti dan Bojong Koneng (perbatasan Babakan Madang) menjadi primadona investor untuk tanah kavling villa dan kafe instagramable. Di koridor Jalan Raya Bogor (Ciluar), tanah komersial dicari untuk pergudangan dan showroom karena akses jalan nasional yang lebar.
Secara historis, Sukaraja adalah kawasan pertanian dan perkebunan karet. Transformasi lahan terjadi masif di Cilebut akibat urbanisasi komuter. Sementara di wilayah perbukitan, tanah-tanah garapan kini beralih fungsi menjadi destinasi wisata kuliner dan villa, mengikuti jejak kesuksesan kawasan Puncak namun dengan akses yang lebih mudah dari Jakarta.

Kalindo Land
MAS Group