Kecamatan Kemang memiliki luas wilayah 33,65 km² dan kini menjadi sorotan utama pasar properti di utara Bogor. Sebagai wilayah penyangga yang dibelah oleh Jalan Raya Parung-Bogor (jalan nasional), Kemang menawarkan aksesibilitas ganda ke Jakarta Selatan dan Kota Bogor. Valuasi properti di sini sedang mengalami fase rebound (bangkit kembali) yang kuat, dipicu oleh revitalisasi kota mandiri Telaga Kahuripan dan pembukaan akses Tol BORR (Gerbang Kayu Manis/Salabenda) yang berjarak sangat dekat. Pasar hunian di Kemang sangat menarik bagi keluarga muda yang mencari lingkungan hijau luas (green living) dengan harga yang masih jauh di bawah harga properti di Sentul atau Cibubur.
Dalam peta pencarian rumah dijual di Kemang Kabupaten Bogor, zonasi pasar didominasi oleh satu raksasa dan beberapa pemain menengah. Telaga Kahuripan adalah zona premium mutlak untuk pencarian rumah cluster resort dengan fasilitas danau dan taman luas. Kawasan Jampang dan Pondok Udik menjadi basis pencarian rumah subsidi & komersial murah yang sangat diminati pekerja komuter. Sementara itu, di sepanjang jalur Salabenda, mulai bermunculan cluster modern yang menyasar segmen menengah dengan keunggulan akses tol langsung.
Sejarah perumahan di Kemang tidak bisa dilepaskan dari visi besar pembangunan Telaga Kahuripan pada tahun 1996. Dirancang sebagai kota mandiri modern pertama di koridor selatan Jakarta dengan kabel bawah tanah dan jalan lebar, kawasan ini sempat "tertidur" akibat krisis 1998. Namun, pasca akuisisi manajemen baru dan pembangunan tol pada tahun 2020-an, kawasan ini bangkit kembali (revival), menarik minat pengembang lain untuk mengubah kebun-kebun di sekitarnya menjadi hunian modern.

Kalindo Land
MAS Group