Kecamatan Tarumajaya memiliki luas wilayah 54,63 km² dan kini menjadi "halaman belakang" Jakarta Utara. Wilayah ini adalah solusi hunian paling logis bagi ribuan pekerja di Pelabuhan Tanjung Priok dan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda yang tidak sanggup menjangkau harga properti di Jakarta. Kehadiran Tol Cibitung-Cilincing (Cibici) dengan akses gerbang di sekitar perbatasan Marunda semakin mendongkrak valuasi properti residensial di sini. Tarumajaya menawarkan aksesibilitas "Rasa Jakarta" dengan harga "Rasa Bekasi", menjadikannya magnet bagi keluarga muda kelas menengah-bawah.
Dalam peta pencarian rumah dijual di Tarumajaya Kabupaten Bekasi, zonasi pasar terbagi sangat kontras. Segara City (pengembangan Damai Putra Group) adalah zona premium mutlak, sebuah kota mandiri seluas 110 hektar yang menawarkan hunian modern dengan jalan lebar dan fasilitas lengkap, bersaing dengan cluster di Kelapa Gading pinggiran. Desa Pantai Makmur dan Harapan Mulya mendominasi pasar rumah subsidi & komersial murah yang sangat padat. Sementara di perbatasan Pusaka Rakyat, terdapat banyak hunian secondary yang diincar karena lokasinya yang hanya "selemparan batu" dari Harapan Indah.
Sejarah perumahan di Tarumajaya berubah drastis pasca 2013. Sebelumnya, wilayah ini hanya berisi kampung nelayan dan perumahan desa sporadis. Masuknya pengembang besar yang membuka akses jalan tembus ke Marunda mengubah ribuan hektar tambak dan rawa menjadi kawasan hunian terpadu, menaikkan standar hidup dan profil demografi kawasan secara signifikan.
