Pasar apartemen di Kecamatan Cakung tumbuh subur karena posisinya sebagai simpul transportasi (Transit Oriented Development). Dengan keberadaan Terminal Terpadu Pulo Gebang (terbesar di Asia Tenggara) dan Stasiun KRL Cakung, permintaan hunian sewa dari kaum komuter sangat tinggi. Selain itu, kawasan industri di sepanjang Jalan Raya Bekasi juga menciptakan captive market untuk hunian pekerja. Di sisi lifestyle, kehadiran AEON Mall memicu pembangunan apartemen kelas menengah-atas yang menyasar keluarga muda yang menginginkan gaya hidup praktis di Jakarta Timur.
Pemetaan pasar apartemen dijual di Cakung Jakarta Timur terfokus pada dua segmen utama. Kawasan Pulo Gebang (Sentra Timur Superblock) adalah raja pasar apartemen subsidi (Rusunami) dan menengah dengan akses langsung ke terminal dan tol. Di dalam kawasan Jakarta Garden City, mulai bermunculan apartemen premium (seperti Cleon Park) yang menyasar segmen atas. Perbatasan Sedayu City juga menawarkan apartemen mewah dengan fasilitas resort yang bersaing langsung dengan pasar Kelapa Gading.
Sejarah hunian vertikal di Cakung diawali dengan program pemerintah membangun Rusun Klender dan Rusun Pulo Gebang untuk penataan kota. Era apartemen komersial dimulai pada tahun 2010-an dengan pengembangan Sentra Timur oleh Perumnas dan Bakrieland, yang membuktikan bahwa pasar vertikal di ujung timur Jakarta ini sangat potensial dan terus berkembang.
