Villa adalah primadona properti di Kabupaten Gianyar. Wilayah ini adalah pusat dari industri Wellness Tourism (yoga, meditasi, healing) di Asia. Villa di Gianyar menawarkan pengalaman yang berbeda total dari Bali Selatan; bukan pesta pantai, melainkan ketenangan hutan (jungle) dan suara aliran sungai. Tingkat okupansi villa di Ubud dan sekitarnya sangat stabil sepanjang tahun, tidak terlalu terpengaruh musiman (low season), karena target pasarnya adalah wisatawan minat khusus dan long-stayers. ROI (Return on Investment) dari sewa villa di sini tercatat salah satu yang tertinggi di Bali.
Pencarian untuk villa dijual di Ubud atau luxury jungle resort sangat dominan. Sayan dan Kedewatan adalah lokasi para miliarder dunia memiliki private estate dengan pemandangan lembah Sungai Ayung (tetangga dengan Four Seasons/Ritz Carlton). Tegalalang dan Tampaksiring populer untuk wooden cabin dan villa bambu yang estetik. Kawasan Keramas dan Lebih di selatan mulai berkembang dengan konsep beach villa yang dekat dengan Bali Safari Marine Park.
Lihat Juga : Villa Dijual di Bali | Siap Huni - Rooma21
Sejarah villa di Gianyar dipelopori oleh seniman asing seperti Walter Spies dan Antonio Blanco yang diundang oleh Raja Gianyar pada tahun 1930-an untuk tinggal dan berkarya di Ubud. Mereka membangun rumah-rumah studio di tepi jurang Campuhan, yang menjadi cikal bakal konsep boutique villa di Bali. Warisan ini berlanjut hingga kini, menjadikan Gianyar sebagai destinasi properti dengan cita rasa seni dan spiritualitas tertinggi.
