Perekonomian Gunung Putri sangat kontras namun dinamis. Di satu sisi, terdapat ekonomi kelas atas di dalam Kota Wisata yang dipenuhi kafe hits, butik, dan bank prioritas. Di sisi lain, ekonomi kerakyatan dan industri berdenyut kencang di Pasar Wanaherang dan Jalan Raya Gunung Putri. Ruko (Rumah Toko) di wilayah ini memiliki tingkat okupansi yang sangat tinggi. Ruko di dalam kawasan elit melayani kebutuhan lifestyle penghuni kaya, sedangkan ruko di jalan raya melayani kebutuhan ribuan buruh pabrik dan warga lokal.
Dalam segmen ruko dijual di Gunung Putri Kabupaten Bogor, zonasi bisnis terbagi jelas. Boulevard Kota Wisata (CommPark/Madison) adalah kiblat ruko premium & kuliner. Kawasan Podomoro Golf View mulai tumbuh sebagai sentra ruko transit & lifestyle. Jalan Raya Wanaherang didominasi oleh ruko teknik, sparepart, & sembako grosir. Sementara Griya Bukit Jaya menjadi pusat ruko ritel & jasa yang sangat padat trafiknya.
Evolusi ruko di Gunung Putri bermula dari pasar tumpah di simpang-simpang industri. Modernisasi terjadi ketika Kota Wisata membangun distrik komersial tematik (seperti Kampung China dan Sentra Eropa) pada tahun 2000-an. Kini, kehadiran Mal Living World semakin menaikkan standar ruang usaha di sekitarnya menjadi lebih modern dan berkelas.

Kalindo Land
MAS Group