Pasar apartemen di Kecamatan Sawangan masih dalam tahap early development, namun potensinya sangat besar seiring dengan kenaikan harga tanah yang drastis di koridor jalan utama. Saat ini, kebutuhan hunian vertikal lebih banyak diisi oleh konsep low-rise apartment atau hunian mixed-use yang direncanakan di dalam kawasan kota mandiri seperti Shila. Target pasar utama apartemen di sini adalah profesional muda yang bekerja di Jakarta Selatan namun menginginkan gaya hidup praktis dekat dengan pusat kuliner dan hiburan di Sawangan yang semakin lengkap.
Pemetaan pasar apartemen dijual di Sawangan Kota Depok berfokus pada titik-titik strategis. Rencana pengembangan di sekitar Jalan Raya Muchtar dan Bojongsari (perbatasan) menjadi lokasi paling potensial untuk apartemen lifestyle. Permintaan sewa juga mulai tumbuh dari kalangan tenaga medis RSUD Depok dan RS Permata, serta pekerja ritel di pusat-pusat komersial baru. Kata kunci seperti apartemen dekat Tol Sawangan diprediksi akan mendominasi pencarian dalam 2-3 tahun ke depan.
Sejarah hunian vertikal di Sawangan praktis belum ada sebelum tahun 2020. Wilayah ini secara tradisional adalah basis rumah tapak dengan halaman luas. Namun, urbanisasi yang cepat dan masuknya fasilitas gaya hidup modern seperti The Park (akses dekat) mengubah preferensi pasar, membuka peluang bagi pengembang untuk memperkenalkan konsep hunian vertikal yang terintegrasi dengan alam (biophilic design) yang sesuai dengan karakter Sawangan.
