Pasar apartemen di Kecamatan Gunung Putri sedang mengalami fase "lepas landas" berkat pengembangan konsep Transit Oriented Development (TOD). Keterbatasan lahan di dekat pintu tol Jagorawi memicu pembangunan hunian vertikal skala kota. Apartemen di sini menawarkan nilai jual unik: akses langsung ke tol dan stasiun LRT (via shuttle), serta pemandangan hijau lapangan golf dan sungai Cikeas. Target pasarnya sangat luas, mulai dari ekspatriat yang bekerja di industri sekitar, mahasiswa, hingga keluarga muda yang bekerja di Jakarta namun menginginkan kualitas udara yang lebih baik.
Pemetaan pasar apartemen dijual di Gunung Putri Kabupaten Bogor terfokus pada satu megaproyek dominan. Podomoro Golf View (PGV) di Desa Bojong Nangka adalah pemimpin pasar mutlak untuk apartemen kawasan terpadu yang menawarkan fasilitas sekolah, universitas (Gunadarma), dan area komersial dalam satu kawasan. Selain PGV, terdapat permintaan untuk rusunami/flat di sekitar kawasan industri Wanaherang dan Cicadas untuk menampung tenaga kerja pabrik, meski suplainya masih terbatas dibandingkan permintaan.
Sejarah hunian vertikal komersial di sini baru dimulai pada tahun 2015 dengan peluncuran Podomoro Golf View oleh Agung Podomoro Land. Langkah berani ini mengubah lahan tidur di sisi Tol Jagorawi menjadi kawasan superblok yang kini menjadi ikon baru gerbang masuk Kabupaten Bogor dari arah Jakarta.
